VLSM (Variable Length Subnet Mask)
dalam Pengaturan IP Address
Pengertian
Manfaat Utama
-
Pemanfaatan ruang alamat IP menjadi lebih efisien: karena subnet yang membutuhkan sedikit host tidak harus mengambil blok besar yang tidak terpakai. GeeksforGeeks+1
-
Fleksibilitas dalam desain jaringan: subnet dengan jumlah host yang berbeda bisa memakai ukuran mask yang berbeda, misalnya subnet besar menggunakan /25, subnet kecil menggunakan /30. Study CCNA+1
-
Cocok untuk jaringan berskala besar atau kompleks yang memiliki segmen‑segmen dengan kebutuhan berbeda. tkj.smktarunabhakti.net+1
Langkah‑Langkah Penerapan VLSM
-
Identifikasi kebutuhan host untuk tiap subnet: berapa banyak perangkat (host) yang akan ada di setiap segmen jaringan. Study CCNA+1
-
Urutkan segmen dari yang paling banyak host ke yang paling sedikit, agar alokasi blok alamat bisa optimal. Study CCNA+1
-
Pilih ruang alamat (address space) awal (misalnya sebuah blok /24) yang akan di‑subnet. Study CCNA
-
Mulai dari segmen dengan host terbanyak: alokasikan blok alamat yang paling besar sesuai kebutuhan host + beberapa cadangan jika perlu.
-
Setelah alokasi untuk segmen terbesar, sisakan ruang yang tersisa untuk segmen berikutnya. Gunakan mask yang lebih panjang (lebih kecil blok) untuk segmen yang host‑nya sedikit.
-
Ulangi hingga semua segmen dialokasikan. Pastikan tidak terjadi tumpang‑tindih (overlap) antara subnet satu dengan yang lainnya.
-
Pastikan routing atau protokol yang digunakan mendukung VLSM (contoh: RIPv2, OSPF, EIGRP) karena beberapa protokol lawas tidak mendukung perubahan mask bervariasi. TechTarget+1
Contoh Kasus
Misalkan blok alamat 192.168.1.0/24 tersedia dan kita punya 4 segmen:
-
Segmen A butuh ~120 host
-
Segmen B butuh ~50 host
-
Segmen C butuh ~26 host
-
Segmen D butuh ~2 host TechTarget+1
Langkah alokasi:
-
Untuk Segmen A (120 host) → pilih mask /25 → menyediakan 126 host (cukup)
-
Untuk Segmen B (50 host) → pilih mask /26 → menyediakan 62 host
-
Untuk Segmen C (26 host) → pilih mask /27 → menyediakan 30 host
-
Untuk Segmen D (2 host) → pilih mask /30 → menyediakan 2 host aktif (tersisa alamat jika ada)Dengan cara ini, alamat IP tidak banyak terbuang ‑‑ berbeda dengan jika semua segmen memakai /25 atau /24 secara uniform. TechTarget+1
Perbandingan dengan FLSM
-
FLSM: semua subnet memakai panjang mask yang sama → bisa terjadi banyak alamat IP tersisa tidak terpakai. tkj.smktarunabhakti.net+1
-
VLSM: setiap subnet bisa berbeda masknya sesuai kebutuhan → efisiensi lebih besar. Training Camp+1
Catatan Penting
-
Pastikan pengaturan routing mendukung mask yang bervariasi, karena jika menggunakan routing yang hanya mendukung mask tetap, bisa terjadi masalah. TechTarget
-
Perlu pengelolaan yang rapi agar tidak terjadi overlap atau konflik antar subnet ketika mask berbeda‑beda digunakan.
-
Walaupun IPv4 makin terbatas ruang alamatnya, penggunaan VLSM dapat membantu memperpanjang masa pakai ruang alamat yang tersedia.
Kesimpulan
Penggunaan VLSM sangat disarankan dalam desain jaringan modern karena fleksibilitas dan efisiensinya dalam penggunaan ruang alamat IP. Dengan memahami kebutuhan tiap segmen jaringan dan memakai pendekatan VLSM, kita bisa menghindari pemborosan alamat dan membuat jaringan yang lebih terstruktur serta scalable.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar