Jumat, 14 September 2018
Administrasi User Linux Debian
Sebelumnya server Debian diinstalisasi tanpa grafik.
Oleh karena itu, hanya akan ada tampilan command line
(CLI).
Bagi pengguna Windows mungkin tidak terbiasa menggunakan
tampilan command line. Kecuali yang sudah terbiasa
menggunakan DOS yang juga berbasis CLI.
Bagi pengguna Windows yang belum pernah bekerja dengan
DOS, dengan sedikit latihan akan terbiasa menggunakan
perintah-perintah berbasis CLI.
Setelah instalasi, maka Debian akan berjalan sendiri.
Tampilan pertama meminta kita untuk masuk ke dalam sistem.
Sebelumnya kita telah membuat 2 akun dalam Debian ketika
melakukan instalasi, yaitu:
- Akun utama (root)
- Akun dengan nama depan tadi
📁
Administrasi File
Setelah mempelajari Administrasi User dengan
perintah-perintah Linux, kita lanjutkan dengan
mempelajari Administrasi File di dalam Linux Debian.
Linux tidak memiliki sistem drive seperti Windows.
Hanya ada direktori-direktori, setiap user memiliki
directory user sendiri-sendiri.
Ada satu direktori akar, yaitu root directory,
yang bisa diakses dengan menggunakan
/ slash.
1
Perintah ls /
Coba ketikkan
ls /,
untuk menampilkan daftar direktori dan file
yang ada di root directory.
$ ls /
2
Perintah cd /usr
Sekarang gunakan perintah
cd /usr
untuk mengganti direktori aktif menjadi
direktori /usr.
$ cd /usr
Sekarang tanda ~ tilde berubah menjadi
nama direktori yang sedang aktif.
3
Perintah mkdir
Untuk membuat sebuah directory, gunakan perintah
mkdir <nama_directory>
$ mkdir nama_directory
Untuk melihat apakah directory tersebut sudah terbuat,
gunakan ls.
File dan direktori di Linux mempunyai aturan penggunaan,
tidak sembarang user bisa mengakses semua file.
Root bisa mengakses semua file yang ada.
Buat sebuah user dengan nama
bintang,
lalu logout dan masuk user
bintang.
4
Perintah touch <nama_file>
Untuk membuat sebuah file kosong,
gunakan perintah
touch <nama_file>
$ touch nama_file
Lalu masuk kembali ke dalam direktori
/usr.
Ketikkan ls -l
untuk menampilkan isi direktori beserta
atribut-atributnya.
5
Mengubah Hak Akses
Directory root yang baru saja kita buat dimiliki
oleh user bernama root.
Di kolom pertama, ada penjelasan tentang hak akses
dari file atau direktori tersebut.
Terdiri dari 10 karakter.
📖 r
Membaca
✏️ w
Menulis
⚙️ x
Mengeksekusi
Hak akses untuk pemilik file
- r – Membaca
- w – Menulis
- x – Mengeksekusi
Hak akses untuk group pemilik file
- r – Membaca
- w – Menulis
- x – Mengeksekusi
Hak akses untuk selain pemilik dan group pemilik
- r – Membaca
- w – Menulis
- x – Mengeksekusi
✨
Suplemen
🐧 Linux Debian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar